BAB 5. Warga Negara & Negara

> Unsur-Unsur Negara
 Unsur-unsur pokok untuuk membentuk suatu negara adalah :
1. Penduduk, yaitu warga negara yang mempunyai tempat tinggal serta mempunyai kesepakatan diri untuk bersatu. Yang dimaksud dengan warga negara adalah penduduk asli Indonesia (pribumi) dan penduduk negara lain yang sedang berada di Indonesia untuk bisnis, wisata dan sebagainya. Waraga negara adalah seluruh indiidu yang mempunyai ikatan hukum dengan suatu negara tertentu.

2. Wilayah, yaitu sebuah daerah yang dikuasai atau menjadi teritorial dari sebuah kedaulatan. Dapat dikatakan menjadi unsur utama pembentuk negara apabila wilayah tersebut mempunyai batas atau teritorial yang jelas atas darat, laut dan udara. 

3. Pemerintah, yaitu organisasi yang memiliki kekuasaan untuk membuat dan menerapkan hukum serta undang-undang di wilayah tertentu.

> Pengertian Tentang Pemerintah

Pemerintah sebagai sekumpulan orang-orang yang mengelola kewenangan-kewenangan, melaksanakan kepemimpinan dan koordinasi pemerintahanserta membangun masyarakat dari lembaga-lembaga dimana mereka ditempatkan.
Pemerintah dalam arti luas adalah segala urusan yang dilakukan oleh negara dalam melenggarakan kesejahteraan rakyatnya dan kepentingan nnegara sendiri, jadi tidak diartikan sebagai pemerintah yang hanyamenjalankan tugas eksekutif saja, melainkan juga meliputi tugas-tugas lainnya termasuk legislatif dan yudikatif.
Pementah adalah lembaga atau badan publik yang mempunyai tugas dan tujuan negara.

*Study Kasus*
Rapat koordinasi kegiatan fasilitasi partisipasi masyarakat bidang Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan Triwulan I Tahun 2010 berlangsung 29 Maret 2010 di Sasana Bhakti Praja Pemalang, dihadiri Wakil Bupati Pemalang, Ketua DPRD, Komandan TNI-AL Tegal, Jajaran Polres dan Kodim 0711 Pemalang, Pejabat lingkungan Pengadilan Negeri dan Kejaksaan Negeri Pemalang, Kepala SKPD se Kabupaten Pemalang, Kepala Bagian Setda Kabupaten Pemalang, Muspika se Kabupaten Pemalang dan undangan lainnya.
          Ketua Pelaksana Rapat Kormonev H. Sumadi Sugondo, SE, MSi menyampaikan tujuan diadakan acara ini adalah untuk lebih menonjolkan semangat dalam pelaksanaan pembangunan Kabupaten Pemalang. Adapun ide dasar pelaksanaan ini menurut beliau untuk meningkatkan koordinasi dan membantu program kegiatan Muspida. Hal ini menjadi wahana/forum diskusi dalam membahas permasalahan yang timbul.
          Bupati Pemalang HM. Machroes, SH  selaku Koordinator kegiatan tersebut mengingatkan, menjelang Pemilu Kada Kabupaten Pemalang tahun 2010, suasana desa/kota sangat kondusif, tetapi Muspika agar dapat menjaga ketentraman lingkungan desa/kota tersebut, karena Pemilu Kada memiliki arti positip bagi masyarakat Kabupaten Pemalang. Kemudian Bupati juga menambahkan, perlu tingkatkan antisipasi situasi dan kondisi wilayah yang terkait dengan pemberantasan terorisme, beliau juga mengucapkan selamat kepada jajaran Polri, seraya berharap semoga keberhasilan dalam memberantas terorisme, diikuti pula dengan keberhasilan pelaksanaan tugas lainnya, katanya.
Selanjutnya, dalam rangka pemberantasan terorisme Bupati meminta perhatian seluruh peserta rapat agar memahami bahwa tindak kejahatan terorisme merupakan musuh kita bersama dan Perlu kerjasama dan koordinasi intensif antar elemen masyarakat. Untuk itu perlu peningkatan kewaspadaan dini masyarakat terhadap timbulnya aksi terorismeme, kepada jajaran pemerintah daerah agar senantiasa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan TNI dan Polri serta jajaran komunitas intelijen daerah sebagai langkah antisipasi dini.
Bupati mengingatkan, berdasar ridiogram dari Gubernur Jateng, saat ini terdapat tiga orang asing yang sedang melakukan penelitian di wilayah Jawa Tengah yaitu Mrs. Sandina M dari Belanda meneliti budaya wayang kulit, Mrs. Andrean dari Jerman meneliti Kebudayaan secara umum dan Mrs. Sandra Barger meneliti Musik Dangdut, hal ini perlu diantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan terhadap penyalahgunaan ijin penelitian. Untuk itu masyarakat Kabupaten Pemalang harus nguri-uri kebudayaan tradisional (daerah) agar tetap lestari, jangan sampai diakui negara lain karena kebudayaan tradisional merupakan kekayaan bangsa Indonesia.
Menyitir kinerja Kepala Desa dan perangkat yang menyalahgunakan dana desa, bupati sangat prihatin atas tindakan tak terpuji tersebut, hal ini akan ditingkatkan pembinaan yang intensif agar dapat dimengerti dengan harapan dapat diimplementasikan prinsip-prinsip pengelolaan keuangan desa dengan baik dan benar.

*Opini*

Dengan dibahasnya Bab Warga negara & negara selayaknya warna negara mendapat perlindungan yang selayaknya dah terbebas dari ancaman terorisme .. serta dari pengertian Penduduk diatas bahwa penduduk harus juga ikut berpartisipasi dalam menjalankan pemberantasan terorisme dan menjaga keamanan di wilayahnya.


http://belajarhukumindonesia.blogspot.com/2010/03/unsur-unsur-negara.html
http://definisi-pengertian.blogspot.com/2010/05/pengertian-pemerintahan.html
http://pemalangkab.go.id/humas/berita-158-koormonev-wahana-membahas-permasalahan--pemerintahan-daerah.html
   

BAB 4. Pemuda & Sosialisasi

> Potensi-potensi Generasi Muda

Pemuda adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan dan secara psikis seang mengalami perkembangan emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia Pembangunan baik saat ini maupun nanti yang akan menggantikan generasi sebelumnya.
Telah kita ketahui bahwa pemuda atau generasi muda merupakan konsep-konsep yang selalu dikaitkan dengan masalah nilai. hal ini merupakan pengertian idiologis dan kultural daripada pengertian ini. Di dalam masyarakat pemuda merupakan satu identitas yang potensial sebagai penerus cita-cita perjuangan bangsa dan sumber insani bagi pembangunan bangsanya karma pemuda sebagai harapan bangsa dapat diartikan bahwa siapa yang menguasai pemuda akan menguasai masa depan.
Ada beberapa kedudukan pemuda dalam pertanggungjawabannya atas tatanan masyarakat, antara lain:
  • Kemurnian Idealismenya.
  • Keberanian dan keterbukaan dalam menyerap nilai-nilai dan gagasan-gagasan yang baru.
  • Semangat pengabdiannya.
  • Sepontanitas dan dinamikanya.
  • Inovasi dan Kreativitasnya.
  • Keinginan janjinya dan keinginan untuk menampilkan sikap dan kepribadiannya yang mandiri.
  • Masih langkanya pengalaman-pengalaman yang dapat merelavansikan pendapat, sikap dan tindakannya dengan kenyataan yang ada.

Generasi muda atau yang biasa disebut pemuda, akan mengalami masa transisi dimana secara psikologis sangat problematis. Perlu cukup pembekalan dari lingkungan keluarga agar dapat manjadi pegangan dari seorang pemuda untuk menghadapi tantangan dari dunia luar. Lingkungan pun tak selamanya baik, justru dari situlah terkadang suatu masalah muncul. Di Ilmu Sosial Dasar akan dikenalkan berbagai masalah di lingkungan sehari-hari para generasi muda.
> Tujuan Pokok Sosialisasi 
Sebelum membahas tentang Sosialisasi, kita perlu tahu apa itu Sosialisasi. Sosialisasi adalah proses yang membantu individu melalui media pembelajaran dan penyesuaian diri, bagaimana bertindak dan berpikir agar ia dapat berperan dan berfungsi, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. Ada beberapa hal yang perlu kita ketahui dalam sosialisasi, antara lain: Proses Sosialisasi, Media Sosialisasi dan Tujuan Sosialisasi. 
Tujuan Sosialisasi,
  • Memberikan Keterampilan kepada seseorang untuk dapat hidup bermasyarakat.
  • Mengembangkan kemampuan berkomunikasi Secara efektif.
  • membantu mengendalikan fungsi-fungsi organic yang dipelajari melalui latihan-latihan mawas diri yang tepat.
  • Membiasakan diri berperilaku sesuai dengan nilai-nilai dan kepercayaan pokok yang ada dimasyarakat.
*Study Kasus
Majalengka, Pelita
Kurangnya lapangan kerja membuat orang gelap mata bahkan nekad berbuat nista. Kenyataan ini banyak terjadi di sekitar kita, namun meski demikian masih banyak pengangguran yang peduli dengan rasa malu menjual muka dan suara didepan khalayak, seperti halnya seorang pengamen.
Keberadaan pengamen di Kabupaten Majalengka rupanya tidak terlalu meresahkan dibanding di kota-kota besar seperti Jakarta yang tiap menit datang silih berganti di dalam bus kota. Di Majalengka terkesan terkoordinir dengan dibentuknya asosiasi pengamen (AJAM) yang dikenal dengan nama Anak Jalanan Majalengka.

 

Novi Noviana, 23, salah seorang pengamen penduduk Blok Selasa, Desa Sukahaji, Kecamatan Sukahaji sewaktu dirinya dipanggil untuk menghibur anggota Polres Majalengka, Bripda Ansar, Bripda Caslam dan Bripka Mugni yang piket di perempatan pos polisi Abok dengan membawakan lima buah lagu, di antaranya lagu \"Mawar Bodas, Jablay, Ketahuan, Kabogoh Jauh dan Menunggu, dia tidak sungkan bahkan dengan raut muka gembira menyuarakan lagu-lagu tersebut.
Seusai membawakan lima buah lagu, diungkapkan Novi dirinya mendapat bonus terbilang besar Rp10.000 dibanding mengamen di bus kota atau keliling rumah yang satu lagu paling tidak mendapat Rp500 hingga Rp2.000. Novi menambahkan, sehari-hari dirinya mendapat uang hasil ngamen Rp25.000 daripada diam dirumah jenuh tidak punya pekerjaan lebih baik keliling cari uang untuk membantu biaya keluarga dan sisanya dipakai untuk nabung, ucap Novi seorang anak piatu itu.
Endang Darmawan selaku Ketua AJAM ditempat terpisah mengatakan, kami merekrut para pengamen dari berbagai kecamatan dengan maksud agar terkoordinir dan tidak merajalela. Sehubungan banyak kejadian yang dilakukan para pengamen di kota-kota besar seperti melakukan tindak pidana, penodongan, sambil mengamen dirinya melihat penumpang di bus kota sepi menodong penumpangnya.Kami ingin meminimalisir kejadian seperti itu dan kalau bisa jangan sampai terjadi di Kabupaten Majalengka ini, ujarnya.
*Opini
 Menurut saya, sangat bagus dibentuknya asosiasi pengamen (AJAM), karna dapat mengurangi tindakan kriminalitas disuatu daerah.
 
one.indoskripsi.com
http://www.pelita.or.id/baca.php?id=39678